Satu hal yang saya pikirkan saat di perjalanan pulang adalah kapan lagi saya memiliki kesempatan datang ke kota ini? Ada rasa khawatir tidak akan bisa memiliki kesempatan ke sini lagi. Ada!.
Surabaya, kota yang sebelumnya belum pernah saya kunjungi ini menyimpan banyak cerita. Dari mulai awal kedatangan, saya disambut dengan keluar pintu stasiun yang salah. Bukan salah sih, lebih tepatnya karena ada kebijakan baru yang mengharuskan keluar melalui stasiun baru yang belum saya dan temen-temen surabaya ketahui. Haha.
Bersyukur itu adalah ketika bertemu, bertatap muka langsung dengan orang-orang yang selama ini hanya bisa kita temui di dunia maya. Dan itu terjadi saat ini. Ada mas Ferdi yang ternyata juga seorang developer, dia memberikan julukan bagi dirinya sendiri sebagai orang yang selalu pertama yang bertemu dengan tamu yang datang ke surabaya. Keren ga sih? Hehe. Terimakasih atas jemputannya mas!.
Dan akhirnya juga saya bertemu dengan upi, orang yang selama ini hanya berinteraksi dengan saya melalui mention atau sms, orang yang sangat berjasa mendatangkan saya sampai di surabaya, orang yang pernah saya sebut sudah kayak ibu-ibu namun ternyata itu salah… salah satu kebenaran tebakan saya maksudnya. Haha. Peaaceee! XD. Dan mas Fahmi, orang ketiga yang saya kenal dan temui di kota ini. Dia banyak bercerita tentang surabaya selama kami diperjalanan menuju tempat meetup, dan saya baru inget bahwa dulu kami pernah bertemu ketika meetup ¾ di Jogja.
Tempat meetup surabaya ini terbilang asyik, dengan pemandangan sungai yang saya ga tahu namanya, dengan rindangnya pepohonan, dan dengan segala kenyamanan tempat yang dinamakan Taman Ekspresi Surabaya ini.
Akhirnya saya bertemu juga dengan Shafiramed yang ternyata mirip dengan teman SMA saya, tapi dalam versi cerewet-nya. Hihi. Bertemu dengan Eci yang langsung membuat laporan kepada saya bahwa ada beberapa bukunya yang dipinjam oranglain dan belum dikembalikan. Hayooo Buruan balikin! Hehe. Dan bertemu pula dengan Selly, orang yang bukunya pernah saya pinjam beberapa bulan kemarin. Serta beberapa teman lain yang baru saya kenal saat itu.
Hanya beberapa jam saja, hanya sebentar namun jelas bukan pertemuan yang sia-sia. Banyak cerita yang mungkin akan berbeda jika masing-masing dari kita menceritakannya. Terimakasih banyak telah mengundang saya dalam acara tersebut. Saya sangat senang, meskipun sedikit kecewa karena tidak bisa bertemu dengan salah satu admin lendabook di Surabaya, Hesti. Namun tak apalah, saya jadi memiliki bahan untuk membuat dia menyesal karena ga ikutan acara tersebut. Haha. :p
Sekali lagi terimakasih! :)

Satu hal yang saya pikirkan saat di perjalanan pulang adalah kapan lagi saya memiliki kesempatan datang ke kota ini? Ada rasa khawatir tidak akan bisa memiliki kesempatan ke sini lagi. Ada!.

Surabaya, kota yang sebelumnya belum pernah saya kunjungi ini menyimpan banyak cerita. Dari mulai awal kedatangan, saya disambut dengan keluar pintu stasiun yang salah. Bukan salah sih, lebih tepatnya karena ada kebijakan baru yang mengharuskan keluar melalui stasiun baru yang belum saya dan temen-temen surabaya ketahui. Haha.

Bersyukur itu adalah ketika bertemu, bertatap muka langsung dengan orang-orang yang selama ini hanya bisa kita temui di dunia maya. Dan itu terjadi saat ini. Ada mas Ferdi yang ternyata juga seorang developer, dia memberikan julukan bagi dirinya sendiri sebagai orang yang selalu pertama yang bertemu dengan tamu yang datang ke surabaya. Keren ga sih? Hehe. Terimakasih atas jemputannya mas!.

Dan akhirnya juga saya bertemu dengan upi, orang yang selama ini hanya berinteraksi dengan saya melalui mention atau sms, orang yang sangat berjasa mendatangkan saya sampai di surabaya, orang yang pernah saya sebut sudah kayak ibu-ibu namun ternyata itu salah… salah satu kebenaran tebakan saya maksudnya. Haha. Peaaceee! XD. Dan mas Fahmi, orang ketiga yang saya kenal dan temui di kota ini. Dia banyak bercerita tentang surabaya selama kami diperjalanan menuju tempat meetup, dan saya baru inget bahwa dulu kami pernah bertemu ketika meetup ¾ di Jogja.

Tempat meetup surabaya ini terbilang asyik, dengan pemandangan sungai yang saya ga tahu namanya, dengan rindangnya pepohonan, dan dengan segala kenyamanan tempat yang dinamakan Taman Ekspresi Surabaya ini.

Akhirnya saya bertemu juga dengan Shafiramed yang ternyata mirip dengan teman SMA saya, tapi dalam versi cerewet-nya. Hihi. Bertemu dengan Eci yang langsung membuat laporan kepada saya bahwa ada beberapa bukunya yang dipinjam oranglain dan belum dikembalikan. Hayooo Buruan balikin! Hehe. Dan bertemu pula dengan Selly, orang yang bukunya pernah saya pinjam beberapa bulan kemarin. Serta beberapa teman lain yang baru saya kenal saat itu.

Hanya beberapa jam saja, hanya sebentar namun jelas bukan pertemuan yang sia-sia. Banyak cerita yang mungkin akan berbeda jika masing-masing dari kita menceritakannya. Terimakasih banyak telah mengundang saya dalam acara tersebut. Saya sangat senang, meskipun sedikit kecewa karena tidak bisa bertemu dengan salah satu admin lendabook di Surabaya, Hesti. Namun tak apalah, saya jadi memiliki bahan untuk membuat dia menyesal karena ga ikutan acara tersebut. Haha. :p

Sekali lagi terimakasih! :)